Informasi Seputar Kesehatan • TipsKesehatan.org

Waspada 8 Penyebab Kejang Pada Anak

Waspada 8 Penyebab Kejang Pada Anak | Tips Kesehatan

Sebelum menjelaskan mengenai hal yang bisa menyebabkan seorang anak mengalami kejang, penting untuk diketahui bahwa sel saraf (neuron) di otak membuat, mengirim, dan menerima impuls listrik, di mana hal itulah yang memungkinkan sel saraf otak berkomunikasi. Apa pun yang mengganggu jalur komunikasi ini dapat menyebabkan kejang.

Berikut adalah berbagai penyebab kejang pada anak yang harus dipahami oleh orang tua, di antaranya:

1. Epilepsi

Penyebab paling umum dari kejang adalah epilepsi. Namun tidak setiap orang yang mengalami kejang menderita epilepsi. Penyakit yang dikenal juga sebagai penyakit ayan ini terjadi saat impuls listrik pada otak melebihi batas normal.

Kondisi ini bisa menyebar ke area di sekitarnya dan menimbulkan sinyal listrik yang tidak terkendali. Sinyal yang juga terkirim pada otot tersebut menimbulkan kedutan hingga kejang. Tingkat keparahan setiap orang berbeda-beda, ada yang berlangsung beberapa detik atau menyebabkan gerakan berulang.

2. Meningitis

Peradangan yang terjadi pada meningen, lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang ternyata juga bisa menjadi penyebab kejang pada anak. Meski kondisi ini memiliki gejala yang mirip dengan flu, orang tua harus mewaspadai bahwa selain menimbulkan kejang, kondisi ini dapat menyebabkan kekakuan pada leher.

3. Hiponatremia

Hiponatremia adalah kondisi di mana kadar kadar natrium (sodium) dalam darah di bawah batas normal. Padahal, natrium memiliki banyak fungsi bagi tubuh. Apabila kadar natrium turun dengan cepat, beberapa gejala yang bisa terjadi adalah kejang, mual, muntah, sakit kepala, lemas, kram, hingga menyebabkan penurunan kesadaran.

4. Cedera Kepala

Cedera kepala adalah kondisi di mana kepala mengalami benturan dari luar dan bisa menyebabkan menurunnya fungsi otak. Cedera kepala sendiri memiliki tingkat keparahan dari ringan, sedang, dan berat. Penyebab kejang pada anak umumnya terjadi jika anak mengalami cedera tingkat sedang hingga berat.

5. Tumor Otak

Penyebab kejang pada anak berikutnya juga bisa disebabkan oleh tumor otak. Kondisi ini terjadi akibat perubahan atau mutasi genetik di dalam sel otak, namun penyebab perubahan genetik ini belum diketahui dengan pasti.

Gejala tumor otak berbeda-beda tergantung jenis, ukuran, lokasi tumor, dan kecepatan pertumbuhannya. Selain kejang, kondisi ini juga bisa menimbulkan gangguan saraf dan sakit kepala.

6. Hidrosefalus

Penumpukan cairan di rongga otak atau sering disebut hidrosefalus bisa meningkatkan tekanan pada otak. Pada bayi/anak-anak, kondisi ini bisa membuat kepala membesar. Selain perubahan ukuran kepala, gejala yang bisa dialami anak adalah kejang, rewel, mudah mengantuk, muntah, enggan untuk menyusu, dan pertumbuhan yang terhambat.

7. Penurunan Kadar Oksigen ke Otak

Selain otak, kondisi yang juga disebut hipoksia serebral ini juga dapat mengakibatkan kerusakan sel, jaringan, maupun organ tubuh lainnya. Setiap orang yang memiliki kondisi ini dapat mengalami gejala yang berbeda-beda, ada yang muncul tiba-tiba dan memburuk dengan cepat (akut) atau berkembang secara perlahan (kronis).

8. Kejang Demam

Penyebab kejang pada anak yang paling umum terjadi adalah kejang demam. Kondisi ini dipicu oleh demam yang dialami anak, bukan kelainan di otak. Kejang demam umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Kejang pada anak yang terjadi saat demam sebenarnya adalah kondisi yang tidak berbahaya dan bukan penyakit serius.

Perlu diketahui, kejang demam tidak sama dengan epilepsi. Epilepsi ditandai dengan kejang berulang tanpa demam. Meski kondisi ini tidak berbahaya, orang tua harus waspada jika kejang demam terjadi lebih dari 5 menit diiringi muntah, sesak napas, dan leher kaku.

Artikel terkait Waspada 8 Penyebab Kejang Pada Anak

  • BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah)

    BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah)

    BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah) adalah bayi lahir dengan berat badan rendah atau kurang dari 2500 gram. Ada beberapa macam...

  • Cara Keramas Bayi Baru Lahir yang Benar

    Cara Keramas Bayi Baru Lahir yang Benar

    Untuk bayi baru lahir cukup bulan, dalam waktu 12 atau 24 jam boleh dimandikan dan dikeramasi. Adapun cara keramas untuk...

  • Kapan Bayi Perlu Disendawakan

    Kapan Bayi Perlu Disendawakan

    Bersendawa adalah untuk bayi baru lahir yang belum tahu bagaimana menyusu dengan benar. Tapi saat bayi Anda belajar minum susu...

  • Penyebab dan Cara Mengatasi Gumoh Pada Bayi

    Penyebab dan Cara Mengatasi Gumoh Pada Bayi

    Apa penyebab bayi gumoh? dan bagaimana cara mengatasi jika bayi terjadi gumoh? simak penjelasan tipskesehatan.org berikut ini

  • Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar

    Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar

    Proses menyusui tidak akan berhasil jika ibu tidak mengetahui posisi perlekatan saat menyusui antara put!ng dan mulut bayi yang baik...

Waspada 8 Penyebab Kejang Pada Anak by Fian Rubianti Am.Keb
Anda sedang membaca materi artikel tentang Waspada 8 Penyebab Kejang Pada Anak via TipsKesehatan.org yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.

DMCA.com Protection Status