Informasi Seputar Kesehatan • TipsKesehatan.org

Tetanus Neonatorum (TN) Pada Bayi Baru Lahir

Tetanus Neonatorum (TN) Pada Bayi Baru Lahir | Tips Kesehatan

Tetanus Neonatorum adalah penyakit infeksi yang menyerang susunan saraf pusat bayi dengan usia antara 0 hingga 1 bulan, atau dikenal dengan "Lockjaw".

Kenapa penyakit Tetanus Neonatorum disebut Lockjaw?

Karena gejala yang nampak sekali yaitu mulut bayi mencucu menjadi sukar dibuka seperti terkunci akibat kekakuan pada otot-otot di sekitar rongga mulut dan rahang. Bayi baru lahir yang menderita Tetanus Neonatorum (TN) sulit menghisap ASI karena tubuhnya kaku, kemudian bayi akan mengalami kontraksi otot parah dan kejang. Pada sebagian besar kasus, bayi mengalami kematian.

Penyebabnya karena tubuh bayi terinfeksi bakteri Clostridium Tetani. Penyakit ini sering disebabkan karena pemotongan dan perawatan tali pusat yang tidak bersih atau tidak steril, hal ini bisa terjadi di rumah. Selain itu karena mungkin ibunya ketika sedang mengandung tidak pernah mendapatkan imunisasi TT (Tetanus Toxoid).

Tanda Gejala Tetanus Neonatorum

  1. Mulut mencucu seperti ikan harpermond, menyebabkan bayi sukar minum atau menghisap ASI
  2. Adanya spasme otot dan kejang, umumnya leher kaku dan terjadi opistotonus kondisi tersebut akan menyebabkan liur sering terkumpul di dalam mulut dan dapat menyebabkan gangguan pernafasan (aspirasi).
  3. Dinding perut kaku, mengeras dan kadang-kadang terjadi kejang otot pernapasan dan sianosis (kebiruan)
  4. Suhu meningkat sampai dengan 39 derajat celcius.
  5. Dahi berkerut, alis mata terangkat dan sudut mulut tertarik ke bawah muka atau disebut rhisus sardonikus.
  6. Sangat sensitif terhadap rangsangan gelisah dan menangis.

Cara Menangani Tetanus Neonatorum

  • Pasang infus, beri cairan rumatan. Berikan diazepam 10 mg/kgBB/hari IV dalam 24 jam atau bolus IV setiap 3 jam (0.5 mL per kali pemberian), maksimum 40 mg/kgBB/hari.
  • Bila kesulitan memasang infus, berikan diazepam melalui rektum.
  • Jika frekuensi napas < 20 kali/menit, hentikan diazepam (meskipun bayi masih mengalami spasme).
    • Jika bayi mengalami henti napas selama spasme atau sianosis sentral setelah spasme, berikan oksigen dengan kecepatan aliran sedang.
    • Jika belum bernapas spontan lakukan resusitasi neonatus dan jika belum berhasil rujuk pasien ke rumah sakit yang mempunyai fasilitas NICU.
    • Jika ada nafas, berikan human tetanus immunoglobulin 500 IU secara intramuskular (IM) atau tetanus antitoksin 5000 IU secara IM.
  • Berikan Tetanus Toksoid 0.5 mL (IM) pada tempat yang berbeda dengan tempat pemberian antitoksin.
  • Berikan Penisilin prokain 50.000 IU/kgBB/hari (IM) dosis tunggal atau Metronidazol IV selama 10 hari.

Jika terjadi kemerahan atau pembengkakan pada kulit sekitar pangkal tali pusat, atau keluar nanah dari permukaan tali pusat, atau bau busuk dari area tali pusat, berikan rawat luka tali pusat dengan obat-obatan standar.

Pemberian imunisasi tetanus toksoid (TT) penting diberikan pada ibu sebanyak 2 kali selama masa kehamilan dengan jarak waktu 1 bulan dari suntikan imunisasi TT yang pertama. Sedangkan pada program imunisasi dasar tetanus ketika bayi sebanyak 3 kali yakni usia 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan yang biasa digabung dengan vaksin difteri dan pertusi atau sering disebut imunisasi DPT (Difteri, Pertusi, Tetanus) dengan vaksin Pentabio HIB.

Artikel terkait Tetanus Neonatorum (TN) Pada Bayi Baru Lahir

  • Kapan Bayi Perlu Disendawakan

    Kapan Bayi Perlu Disendawakan

    Bersendawa adalah untuk bayi baru lahir yang belum tahu bagaimana menyusu dengan benar. Tapi saat bayi Anda belajar minum susu...

  • Bahaya Kejang Pada Anak

    Bahaya Kejang Pada Anak

    Kejang pada anak adalah dampak yng ditimbulkan dari panas tubuh anak yang melebihi 38'c diikuti mata mendelik, kaku-kelojotan, dan lidah...

  • Kenapa Kulit Bayi Sensitif?

    Kenapa Kulit Bayi Sensitif?

    Halo Dear, Kali ini kita akan bahas mengenai alasan kulit bayi sensitif. Jadi begini, pada awal kelahirannya kulit bayi belum...

  • Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar

    Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar

    Apakah anda pernah menemui kondisi bayi yang gumoh atau muntah selesai menyusu? Hal tersebut terjadi karena bayi tidak segera disendawakan....

  • BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah)

    BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah)

    BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah) adalah bayi lahir dengan berat badan rendah atau kurang dari 2500 gram. Ada beberapa macam...

Tetanus Neonatorum (TN) Pada Bayi Baru Lahir by Fian Rubianti Am.Keb
Anda sedang membaca materi artikel tentang Tetanus Neonatorum (TN) Pada Bayi Baru Lahir via TipsKesehatan.org yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.

DMCA.com Protection Status