Informasi Seputar Kesehatan • TipsKesehatan.org

Penyebab Kepala Bayi Peyang

Penyebab Kepala Bayi Peyang | Tips Kesehatan

Kepala bayi peyang adalah kondisi bagian kepala bayi datar atau disebut juga flat head syndrom, kondisi ini terjadi karena tengkorak kepala bayi masih lunak dan mudah untuk berubah bentuk jika terjadi tekanan di satu sisi.

Penyebab Kepala Bayi Peyang

Beberapa bulan setelah lahir, kepala bayi masih lembut dan mudah dibentuk, cacat bentuk bahkan bisa disebabkan oleh tekanan-tekanan kecil saat di dalam rahim, saat proses persalinan atau dalam rutinitas sehari-hari bayi ketika ia sudah lahir.

Penting untuk diketahui, tengkorak terdiri dari lempengan-lempengan tulang yang menguat dan bergabung bersama seiring bertambahnya usia seorang anak. Tengkorak bayi masih relatif lunak dan dapat berubah bentuk jika ada tekanan konstan pada bagian tertentu di kepalanya.

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kepala bayi peyang, di antaranya:

1. Posisi Tidur

Menempatkan bayi Anda untuk tidur dalam posisi yang sama setiap hari, misalnya, telentang atau dengan kepala menghadap ke kanan atau kiri, dapat memberikan tekanan yang konsisten pada bagian tengkorak yang sama. Kepala bayi peyang paling sering terjadi saat empat bulan pertama kehidupan.

2. Kelahiran Prematur

Bayi prematur lebih cenderung memiliki kepala yang rata. Tengkoraknya lebih lembut dari pada tengkorak bayi cukup bulan. Kondisi ini juga membuat bayi lebih banyak menghabiskan waktu telentang tanpa dipindahkan atau digendong karena kebutuhan medis, misalnya ketika bayi mendapatkan penanganan di neonatal intensive care unit (NICU).

3. Tortikolis

Ini adalah kondisi di mana otot leher bayi kaku atau tidak seimbang. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh ruang rahim yang terbatas atau posisi sungsang.

Berkurangnya ruang di rahim atau berada dalam posisi sungsang membuat janin lebih sulit untuk memutar leher dan menggerakkan kepalanya. Hal itu dapat menyebabkannya menyukai satu sisi, kondisi yang bisa menyebabkan kepala peyang atau kelainan bentuk tengkorak lainnya.

4. Kelahiran Ganda

Ruang rahim yang sempit membuat tengkorak bayi memiliki risiko lebih besar untuk tertekan. Kondisi yang bisa terjadi sebelum lahir ini disebabkan karena tekanan pada tengkorak bayi dari panggul ibu atau kembarannya. Faktanya, banyak bayi kembar yang lahir dengan kondisi flat spots di kepala.

5. Jarang Tengkurap

Kepala bayi peyang lebih sering terjadi pada bayi yang banyak menghabiskan waktu telentang. Kondisi ini bisa dikurangi apabila Anda juga memberi waktu bayi untuk tengkurap. Pada beberapa kasus, bayi mungkin menangis saat melakukan hal ini, namun penting melakukan tengkurap beberapa sesi dalam sehari.

Saat bayi Anda mengembangkan lebih banyak kekuatan otot dan kontrol leher, Anda dapat meningkatkan durasi sesi. Teknik ini juga dapat membantu bayi untuk membangun kekuatan dan otot yang diperlukan untuk berguling, merangkak, duduk, dan berjalan.

6. Melahirkan dengan Forceps atau Vakum

Forceps adalah sebuah alat yang memiliki bentuk seperti sendok besar atau penjepit yang digunakan untuk menggenggam kepala bayi agar lebih mudah keluar dari jalan lahir. Saat proses persalinan dengan bantuan alat vakum, dokter akan mengaplikasikan vakum ke kepala bayi untuk dapat membantu kepala bayi keluar dari jalan lahir. Meski prosedur persalinan tersebut dilakukan pada kondisi-kondisi khusus, ternyata bisa menyebabkan kepala peyang pada bayi.

Kepala peyang pada bayi dapat menjadi bulat normal lagi jika si Ibu bayi secara rutin mengganti posisi tidur bayi, maka dengan sendirinya seiring berjalannya waktu kepala bayi akan berangsur normal. Jangan melakukan pijatn atau penekanan terhadap kepala bayi.

Jika anda khawatir, periksa kepada dokter spesialis anak anda untuk mendapatkan therapy dari dokter anak. 

Artikel terkait Penyebab Kepala Bayi Peyang

  • Menerapkan Pendidikan S3ks Dini Pada Anak

    Menerapkan Pendidikan S3ks Dini Pada Anak

    Bentengi anak dengan pendidikan seks sedari dini supaya anak bisa menjaga dirinya sendiri dari tindakan asusila. Ajarkan anak baik laki-laki...

  • Perkembangan Janin Trimester 1 Usia 4-12 Minggu

    Perkembangan Janin Trimester 1 Usia 4-12 Minggu

    Perkembangan Janin Trimester 1 usia 4 minggu, 8 minggu, dimulai dari proses pembentukan zigot menjadi embrio hingga janin usia 12...

  • Tetanus Neonatorum (TN) Pada Bayi Baru Lahir

    Tetanus Neonatorum (TN) Pada Bayi Baru Lahir

    Tetanus Neonatorum (TN) adalah penyakit infeksi yang menyerang susunan saraf pusat bayi dengan usia antara 0 hingga 1 bulan, atau...

  • Perawatan Bayi Prematur

    Perawatan Bayi Prematur

    Pengertian Bayi Prematur adalah bayi yang lahir pada kehamilan 37 minggu atau kurang. Perawatan bayi prematur diantaranya perawatan metode kangguru...

  • Posisi yang Salah Saat Menyendawakan Bayi

    Posisi yang Salah Saat Menyendawakan Bayi

    Minimnya informasi yang ibu dapatkan tentang cara menyendawakan bayi. Salah-salah kepala bayi anda akan tercengklak/terkilir. Berikut informasi mengenai posisi salah...

Penyebab Kepala Bayi Peyang by Fian Rubianti Am.Keb
Anda sedang membaca materi artikel tentang Penyebab Kepala Bayi Peyang via TipsKesehatan.org yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.

DMCA.com Protection Status