Informasi Seputar Kesehatan • TipsKesehatan.org

Menentukan Penurunan Kepala Janin Dengan Station Dan

  • 62K
Anda sedang membaca materi artikel yang membahas tentang Menentukan Penurunan Kepala Janin Dengan Station Dan yeng diterbitkan di TipsKesehatan.org. jika Anda suka dengan Artikel atau Video ini silahkan like, bagikan, atau komentar.

Penurunan kepala saat proses persalinan harus menunjukan kemajuan, Bidan atau dokter SpOG harus bisa membaca penurunan kepala janin baik dengan bidang hodge, station atau perlimaan, dan semuanya akan dipantau dengan partograf. 

Apa itu station dalam persalinan?

Station dalam persalinan

Station dalam persalinan adalah Ketinggian bagian terbawah janin pada jalan lahir yang digambarkan dalam hubungannya dengan spina ischiadika yang terletak ditengah-tengah antara PAP (Pintu Atas Panggul) dan PBP (Pintu Bawah Panggul).

Pada pemeriksaan VT derajat desensus ditentukan berdasarkan "zero station". Zero point berada pada posisi setinggi dengan spina ischiadika (panggul tengah) dan derajat desensus diperkirakan berada pada beberapa cm diatas atau dibawah zero point. Bila bagian terendah janin sudah berada pada titik zero, maka disebut sudah engage.

Apa itu perlimaan dalam persalinan?

perlimaan dalam persalinan

Mengetahui penurunan kepala dengan metode perlimaan ini dapat dilakukan dengan palpasi abdominal atau leopold, dengan menggunakan tekhnik jari tangan seorang pemeriksa untuk meraba kepala janin berada pada station atau hodge berapa.

Simak keterangan pada gambar diatas, berikut pnjelasannya:

Penurunan kepala janin menurut metode perlimaan

  • 5/5 : Ketika dilakukan VT teraba kepala janin diatas PAP, kepala mudah digerakkan atau digoyangkan dengan palpasi abdominal.
  • 4/5 : Ketika dilakukan VT teraba H I-II, dan kepala sulit digerakkan atau digoyangkan, bila dilakukan perabaan palpasi abdominal bagian terbesar kepala belum masuk panggul
  • 3/5 : Ketika dilakukan VT teraba H II-III, dan ketika dilakukan palpasi teraba bagian terbesar kepala belum masuk panggul
  • 2/5 : Ketika dilakukan VT teraba H III +, dan ketika dilakukan palpasi teraba bagian terbesar kepala sudah masuk panggul
  • 1/5 : Ketika dilakukan VT teraba H III-IV dan kepala sudah di dasar panggul
  • 0/5 : Kepala janin telah berada pada posisi H IV dan sudah terlihat di perineum

Penurunan bagian terbawah dengan metode lima jari atau perlimaan adalah :

  • 5/5 jika terbawah janin seluruhnya teraba diatas simpisis pubis.
  • 4/5 jika sebagian 1/5 bagian terbawah janin memasuki PAP
  • 3/5 jika sebagian 2/5 bagian terbawah janin sudah masuk rongga panggul.
  • 2/5 jika sebagian dari bagian terbawah janin masih berada diatas simpisis dan 3/5 bagian terbawah telah turun melewati bidang tengah rongga panggul.
  • 1/5 jika hanya 1 dan 5 jari masih dapat meraba bagian terbawah janin yang berada diatas simpisis dan 4/5 telah masuk ke rongga panggul.

Setiap kali melakukan pemeriksaan dalam, maka akan teraba caput atau kulit kepala janin, maka akan diketahui nilai penyusupan kepala janin, temuan tersebut dicatat pada partograf dengan lambang dibawah ini:

0: Tulang – tulang kepala janin terpisah, sutura dengan mudah dipalpasi.

1: Tulang – tulang kepala janin tumpang tindih, tetapi masih dapat dipisahkan.

2: Tulang – tulang kepala janin hanya saling bersentuhan.

3: Tulang – tulang kepala janin tumpang tindih dan tidak dapat dipisahkan.

Semua temuan kemajuan pada saat persalinan akan dicatat pada partogaf. Jika telah melewati batas normal, maka pasen anda harus segera di rujuk guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kapan-kapan kita bahas point-point yang ada pada paragraf yaa.

Menentukan Penurunan Kepala Janin Dengan Station Dan

Temukan informasi dan tips seputar Menentukan Penurunan Kepala Janin Dengan Station Dan melalui website TipsKesehatan.Org. Berbagai tips kesehatan bisa juga anda simak melalui konten artikel dan video.

Artikel Terkait

DMCA.com Protection Status