Informasi Seputar Kesehatan • TipsKesehatan.org

Kelebihan Dan Kekurangan Kontrasepsi Injeksi Suntik Kb

  • 1K
Anda sedang membaca materi artikel yang membahas tentang Kelebihan Dan Kekurangan Kontrasepsi Injeksi Suntik Kb yeng diterbitkan di TipsKesehatan.org. jika Anda suka dengan Artikel atau Video ini silahkan like, bagikan, atau komentar.

Masih banyak penggunaan alat kontrasepsi injeksi atau suntik KB yang salah atau tidak memperhatikan aspek penting kontrasepsi suntik, sehingga masih ditemukan kejadian kehamilan atau komplikasi yang tidak tertangani, seperti ibu akseptor KB suntik tidak mengetahui kelebihan dan kekurangan serta efek samping yang akan timbul jika menggunakan alat kontrasepsi metode suntik KB.

Kelebihan dan Kekurangan Kontrasepsi Injeksi Suntik KB menurut Saifuddin (2010) yaitu:

Kelebihan Kontrasepsi Injeksi Suntik KB:

  1. Pemberiannya sederhana setiap dan sampai 12 minggu
  2. Tingkat efektifitasnya tinggi, angka kegagalan kurang dari 0,1% pertahun (Saifuddin, 1996)
  3. Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri.
  4. Sedikit efek samping, hampir tidak ditemukan risiko terhadap kesehatan kecil
  5. Dapat diberikan pasca persalinan, pasca keguguran
  6. Tidak mengganggu pengeluaran laktasi dan tumbuh kembang bayi. (kecuali cyclofem / suntik 1 bulan)
  7. Tidak diperlukan pemeriksaan dalam.
  8. Pencegahan kehamilan berkala dan jangka panjang
  9. Tidak mengandung estrogren
  10. Klien tidak perlu menyimpan obat suntik
  11. Dapat digunakan oleh perempuan usia > 35 tahun sampai perimenopouse
  12. Membantu mencegah kanker endometrium dan kehamilan ektopik
  13. Menurunkan kejadian penyakit jinak payudara
  14. Menurunkan krisis anemia bulan sabit

Kekurangan Kontrasepsi Injeksi Suntik KB:

  1. Gangguan haid. Siklus haid memendek atau memanjang, perdarahan yang banyak atau sedikit, spotting, tidak haid sama sekali, sehingga menimbulkan amenorea berkepanjangan
  2. Tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu sebelum suntikan berikutnya
  3. Masih terjadi kemungkinan hamil, jika suntik kb 1 bulan tidak dilanjutkan sesuai jadwal yang siberikan.
  4. Mual, sakit kepala, nyeri payudara ringan, dan keluhan seperti ini akan hilang setelah suntikan kedua atau ketiga.
  5. Ketergantungan klien terhadap pelayanan kesehatan. Klien harus kembali setiap 30 hari untuk mendapatkan suntikan.
  6. Penambahan berat badan.
  7. Tidak menjamin perlindungan terhadap penularan infeksi menular seksual, hepatitis B virus, atau infeksi virus HIV.
  8. Kemungkinan terlambatnya pemulihan kesuburan setelah penghentian pemakaian.
  9. Pada penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan kekeringan pada v4gina, menurunkan libido, gangguan emosi ( jarang ), sakit kepala, jerawat.
  10. Kemungkinan tertular penyakit lain seperti hepatitis dan AIDS.

Semoga artikel mengenai kelebihan dan kekurangan kontrasepsi injeksi suntik KB ini dapat diperbaiki pemikiran salah masyarakat dengan pemberian edukasi, konseling, dan peningkatan keterampilan penyedia layanan, yang juga dapat meningkatkan penerimaan akseptor terhadap alat kontrasepsi (Wulansari, Pita & Huriawati Hartanto, 2006).

Oleh karena itu, untuk tenaga kesehatan seperti Bidan dan dokter penyedia layanan Suntik KB, diperlukan asuhan kepada akseptor KB suntik dan konseling yang tepat kepada akseptor KB suntik untuk meminimalisir terjadinya kejadian yang tidak diinginkan dari pemakaian kontrasepsi jenis suntik atau injeksi ini.

Baca Juga: Kontarsepsi Temporer (Jangka Pendek): Suntik KB

Kelebihan Dan Kekurangan Kontrasepsi Injeksi Suntik Kb

Temukan informasi dan tips seputar Kelebihan Dan Kekurangan Kontrasepsi Injeksi Suntik Kb melalui website TipsKesehatan.Org. Berbagai tips kesehatan bisa juga anda simak melalui konten artikel dan video.

Artikel Terkait

DMCA.com Protection Status