Informasi Seputar Kesehatan • TipsKesehatan.org

4 Fase Dalam Siklus Menstruasi

  • 14K
Anda sedang membaca materi artikel yang membahas tentang 4 Fase Dalam Siklus Menstruasi yeng diterbitkan di TipsKesehatan.org. jika Anda suka dengan Artikel atau Video ini silahkan like, bagikan, atau komentar.

Siklus menstruasi adalah proses pelepasan dinding rahim (endometrium) disertai dengan perdarahan yang terjadi setiap bulan kecuali pada saat hamil.

Siklus menstruasi dihitung sejak hari pertama dimana terjadi perdarahan dan berakhir sebelum siklus menstruasi berikutnya. Umumnya terjadi antara 21-40 hari, kebanyakan wanita mengalami siklus 28-30 hari.

4 Fase dalam Menstruasi

TipsKesehatan.org

Siklus menstruasi terjadi dalam 4 fase, berikut penjelasannya:

1. Fase Menstruasi (berlangsung 1-5 hari)

Menurunnya hormon progesteron dan estrogen menyebabkan pembuluh darah pada endometrium menegang sehingga menyebabkan suplai oksigen menurun, karena tidak terjadi kehamilan, maka sel-sel pada dinding rahim mengalami peluruhan, pecahnya pembuluh darah dalam endometrium menyebabkan darah dan sel-sel tersebut keluar melalui v4gina. Peristiwa ini disebut menstruasi. Menstruasi berlangsung antara 5-7 hari. Pada haid wanita normal akan mengeluarkan darah sekitar 10 hingga 80 ml perharinya dengan warna terang atau ada pula yang berwarna kecoklatan tanpa disertai gumpalan.

Sebagian wanita mengalami kram perut pada saat mestruasi, kram ini dinamakan "dysmenorrhea". penyebabnya adalah akibat kontraksi rahim dan otot-otot perut untuk mengusir darah haid.

2. Fase Folikuler (berlangsung 6-10 hari)

Setelah fase menstruasi berakhir, kelenjar pituitari (hipofisia) melepaskan hormon yang disebut Follicle Stimulating Hormone (FSH), yang merangsang folikel dalam ovarium untuk tumbuh menjadi dewasa (matang) dan endometrium mengalami proses penyembuhan. Waktu yang dibutuhkan sel telur untuk mencapai kematangan adalah 13 hari (dihitung dari hari pertama haid).

Fase ini dipengaruhi oleh hormon estrogen dengan mempertebal lapisan endometrium dan membentuk pembuluh darah serta kelenjar. hormon estrogen dihasilkan oleh folikel. Estrogen dan testosteron mulai meningkat selama fase ini.

Kerja hormon testosteron pada siklus wania yaitu merangsang libido, memberikan dorongan energi, juga dapat meningkatkan mood dan otak. Sedangkan estrogen membuat wanita merasa lebih terbuka dan menekan nafsu makannya.

3. Fase Fertil / Ovulation (berlangsung 11-18 hari)

Meningkatnya hormon estrogen secara otomatis meningkatkan LH (luteinizing hormone) maka folikel memproduksi progeteron.

Hormon LH (Luteinizing hormone) berperan mematangkan folikel dan merangsang terjadinya ovulasi yaitu pelepasan ovum dari ovarium. Ovum yang sudah matang akan dilepaskan dari ovarium ke saluran tuba (tuba fallopi) dan akan bertahan selama 12-24 jam.

Pasa saat seperti ini seorang wanita berada pada masa fertil atau masa subur sehingga ovum siap untuk dibuahi.

4. Fase Luteal (berlangsung 19-28 hari)

Pada saat fase ovulasi, folikel degraff pecah kemudian berubah menjadi korpus rubrum yang mengandung banyak darah. Hormon LH (Luteinizing hormone) yang menyebabkan korpun rubrum berubah menjadi korpus luteum untuk menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi untuk mempersiapkan endometrium menerima embrio.

Pada saat ini endometrium menjadi tebal dan lembut serta dilengkapi dengan banyak pembuluh darah. Jika tidak terjadi kehamilan, maka korpus luteum berdegenerasi menjadi korpus albikans dan membuat hormon progesteron dan estrogen semakin menurun bahkan hilang.

Fase luteal merupakan fase terakhir pada siklus menstruasi, terbentuk karena korpus luteum pada ovarium yang merupakan bekas folikel setelah ditinggal sel telur. Korpus luteum menghasilkan hormon progesteron, yang menyebabkan rahim untuk mempertahankan endometrium akan habis pada akhir siklus menstruasi. Hal ini menyebabkan dimulainya kembali fase siklus menstruasi berikutnya.

Nah, seperti itu lah siklus menstruasi yang terjadi pada wanita setiap bulannya. Mood seorang wanita kadang naik turun karena dipengaruhi oleh hormon yang juga ikut naik turun.

4 Fase Dalam Siklus Menstruasi

Temukan informasi dan tips seputar 4 Fase Dalam Siklus Menstruasi melalui website TipsKesehatan.Org. Berbagai tips kesehatan bisa juga anda simak melalui konten artikel dan video.

Artikel Terkait

  • Pengertian Angka Kematian Ibu Aki 4 Terlalu 3 Terlambat

    Pengertian Angka Kematian Ibu Aki 4 Terlalu 3 Terlambat

    Pengertian Angka kematian ibu (AKI) adalah Jumlah kematian ibu akibat dari proses kehamilan, persalinan dan pasca bersalin (nifas) per 100.000...

  • Tips Menghindari Obat Palsu

    Tips Menghindari Obat Palsu

    Kasus pemalsuan tehadap obat dan peredaran obat ilegal marak ditemukan, sebagai konsumen harus lebih pintar, gali informasi sedalamnya mengenai ciri-ciri...

  • Sistem 5 Meja Posyandu

    Sistem 5 Meja Posyandu

    Apa itu sistem 5 meja posyandu adalah pelaksanaan kegiatan posyandu yang dilaksanakan di hari buka posyandu yang terdiri dari 5...

  • Cara Menghitung Bishop Score Nilai Bishop

    Cara Menghitung Bishop Score Nilai Bishop

    Bishop score (nilai bishop) adalah suatu standarisasi objektif untuk melakukan induksi persalinan. Jika skor bishop lebih dari 6 berarti kondisi...

  • Khasiat Tanaman Obat Brotowali

    Khasiat Tanaman Obat Brotowali

    Khasiat tanaman obat brotowali, rasanya yang terkenal pahit ternyata banyak sekali manfaat yang tersimpan didalamnya seperti obat rematik, mengurangi gula...

DMCA.com Protection Status